<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Bidiktimes.com</title> 
				<description>Bidiktimes.com.com merupakan media online yang mempublikasikan serta memberikan informasi secara profesional, cepat dan akurat.</description>
				<link>https:/Bidiktimes.com</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>Kapolda Kaltim Resmikan Sumur Bor 65 Meter untuk Warga Baru Ilir Balikpapan Barat</title>
						                <link>https://bidiktimes.com/berita/detail/kapolda-kaltim-resmikan-sumur-bor-65-meter-untuk-warga-baru-ilir-balikpapan-barat</link>
						                <description>bidiktimes.com, BALIKPAPAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur bersama Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menghadirkan fasilitas air bersih bagi masyarakat Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat. Bantuan berupa sumur bor tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, khususnya saat musim kemarau.Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro meresmikan sekaligus menyerahkan bantuan sumur bor tersebut pada Jumat (23/10/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA itu berlangsung di Langgar Al-Ashri, Jalan Gunung Gembira RT 08 Nomor 30, Kelurahan Baru Ilir.Sumur bor yang dibangun memiliki kedalaman mencapai 65 meter dengan menggunakan pipa berdiameter 4 inci. Fasilitas ini diperuntukkan bagi masyarakat di empat wilayah rukun tetangga (RT), yakni RT 06, RT 07, RT 08, dan RT 09 Kelurahan Baru Ilir.Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta penegakan hukum, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang berkaitan erat dengan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.“Air adalah sumber kehidupan. Akses terhadap air bersih yang layak merupakan kebutuhan vital yang menentukan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga. Pembangunan sumur bor ini dirancang khusus menjangkau lapisan air tanah dalam agar menghasilkan air bersih, layak konsumsi, dan berkelanjutan,” ujar Kapolda.Ia berharap keberadaan sumur bor tersebut dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama ketika musim kemarau.Dengan adanya fasilitas ini, warga diharapkan tidak lagi terlalu bergantung pada pembelian air tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.Kapolda juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas sumur bor tersebut melalui semangat gotong royong agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.Apresiasi atas bantuan tersebut disampaikan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Balikpapan Barat, Andi Afrianto, S.STP., M.A.P.Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Kaltim dan BMH atas perhatian serta kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat Kelurahan Baru Ilir.Menurutnya, keberadaan fasilitas air bersih tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung, baik untuk mendukung aktivitas keagamaan di Langgar Al-Ashri maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di RT 06 hingga RT 09.Bantuan ini juga menjadi bentuk sinergi antara kepolisian, lembaga sosial, dan pemerintah setempat dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.Diawali Gotong Royong, Kapolda Serahkan Bantuan OperasionalSebelum prosesi peresmian, rombongan Kapolda Kaltim bersama unsur TNI, jajaran kepolisian, dan pemerintah daerah melaksanakan kegiatan kurve atau gotong royong membersihkan lingkungan sekitar Langgar Al-Ashri.Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.Peresmian sumur bor kemudian ditandai dengan prosesi pemotongan pita. Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Kaltim juga menyerahkan bantuan operasional secara simbolis untuk mendukung kebutuhan sarana ibadah di Langgar Al-Ashri.Sejumlah pejabat dan unsur masyarakat turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Rustam Mansur, para pejabat utama Polda Kaltim, Kapolsek Balikpapan Barat AKP Hari Purnomo, Danramil Balikpapan Barat Mayor Inf. Pasidi, Danpos AL Kapten Komarudin, Lurah Baru Ilir Junaidi, para ketua RT setempat, serta puluhan warga.Melalui bantuan sumur bor ini, masyarakat di empat RT Kelurahan Baru Ilir diharapkan memperoleh akses air bersih yang lebih mudah. Selain membantu kebutuhan rumah tangga, fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas ibadah dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.(dan) </description>
					                </item><item>
						                <title>Kapolda Kaltim Resmikan Sumur Bor Langgar Al Ashri, Bantu Warga Pra Sejahtera di Balikpapan Barat</title>
						                <link>https://bidiktimes.com/berita/detail/kapolda-kaltim-resmikan-sumur-bor-langgar-al-ashri-bantu-warga-pra-sejahtera-di-balikpapan-barat</link>
						                <description>BIDIKTIMES.COM, BALIKPAPAN, – Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan melalui kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan. Kali ini, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menggelar kegiatan rutin Jumat Bersih yang dirangkaikan dengan peresmian sumur bor di Langgar Al Ashri serta penyaluran bantuan paket sembako bagi masyarakat prasejahtera di Jalan Gunung Gembira RT 08/30, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, Jumat (17/10/2026).Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., CFrA., M.H. Kehadiran Kapolda Kaltim menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat bagi masyarakat.Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Balikpapan Barat Andi Afrianto, Kasi Trantib Kecamatan Balikpapan Barat, Lurah Baru Ilir Junaidi Edwan, Ketua RT 08, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta siswa-siswi SMK Negeri 2 Balikpapan.Rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi warga, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih dan membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan bahan pokok.Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro menyampaikan harapan agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya warga RT 08 Kelurahan Baru Ilir.Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih, aman, dan nyaman.“Apa yang diserahkan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Semoga bermanfaat untuk RT 08 Kelurahan Baru Ilir. Mari jaga lingkungan nyaman, aman, bersih,” ungkap Kapolda Kaltim.Pesan tersebut menegaskan bahwa bantuan yang diserahkan bukan sekadar bentuk kepedulian sesaat, melainkan juga diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga fasilitas umum dan lingkungan tempat tinggal.Keberadaan fasilitas air bersih, misalnya, membutuhkan pemeliharaan bersama agar dapat digunakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan pada saat peresmian, tetapi juga dapat menunjang kebutuhan warga dalam jangka panjang.Di tempat yang sama, Sekcam Balikpapan Barat Andi Afrianto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Kaltim beserta jajaran atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kelurahan Baru Ilir.Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh warga. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.“Terima kasih atas bantuannya dan harapannya jaga baik bantuan ini dan jaga kebersihan,” ujar Andi Afrianto kepada media ini.Apresiasi senada juga disampaikan oleh unsur kewilayahan, yakni Kapolsek Balikpapan Barat dan Danramil Balikpapan Barat, yang turut mendukung pentingnya menjaga kebersihan serta memelihara fasilitas yang telah diberikan kepada masyarakat.Sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, unsur TNI, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kegiatan sosial di lingkungan permukiman.Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut melalui pemeliharaan fasilitas umum, peningkatan kepedulian terhadap lingkungan, serta perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.Peresmian sumur bor di Langgar Al Ashri menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Selama ini, warga RT 08 Kelurahan Baru Ilir menghadapi kesulitan memperoleh air bersih. Kehadiran sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air, baik untuk keperluan ibadah maupun aktivitas sehari-hari.Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang berpengaruh terhadap kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, tersedianya sumber air yang lebih mudah dijangkau di lingkungan tempat tinggal menjadi bantuan yang memiliki nilai langsung bagi warga.Selain membantu kebutuhan jamaah langgar, fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar sesuai kapasitas dan pengelolaannya.Agar manfaatnya berkelanjutan, pemeliharaan sumur bor, kebersihan area sekitar, serta pengaturan pemanfaatan air perlu menjadi perhatian bersama. Partisipasi warga dalam menjaga fasilitas tersebut juga penting agar sarana yang telah dibangun tetap berfungsi dengan baik.Bagi masyarakat yang sebelumnya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.Selain meresmikan sumur bor, Polda Kaltim juga menyalurkan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di wilayah tersebut.Bantuan bahan pokok ini diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan rumah tangga, khususnya bagi warga yang membutuhkan dukungan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.Penyaluran sembako juga menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat di sekitar lingkungan kegiatan. Di tengah beragam kebutuhan rumah tangga, bantuan bahan pokok diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi penerimanya.Meski demikian, kepedulian sosial akan semakin berdampak apabila dilaksanakan secara berkesinambungan dan disertai perhatian terhadap kebutuhan riil masyarakat. Dukungan terhadap akses air bersih, kebersihan lingkungan, serta bantuan bagi warga yang membutuhkan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.Kegiatan Jumat Bersih yang dirangkaikan dengan peresmian sumur bor dan penyaluran sembako tersebut memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan kegiatan sosial.Keterlibatan unsur pemerintah, aparat kewilayahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pelajar SMK Negeri 2 Balikpapan turut memberikan ruang bagi tumbuhnya kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.Lingkungan yang bersih dan sehat tidak dapat diwujudkan hanya melalui kegiatan sesekali. Diperlukan kebiasaan yang konsisten, mulai dari menjaga kebersihan tempat ibadah, tidak membuang sampah sembarangan, hingga merawat fasilitas umum yang digunakan bersama.Dalam konteks tersebut, kegiatan Jumat Bersih di Kelurahan Baru Ilir diharapkan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus membangun budaya gotong royong dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggal.Pada akhirnya, peresmian sumur bor Langgar Al Ashri dan bantuan sembako bukan hanya menjadi bagian dari agenda kegiatan sosial Polda Kaltim, tetapi juga diharapkan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat RT 08 Kelurahan Baru Ilir.Dengan dukungan dan pemeliharaan bersama, fasilitas air bersih tersebut diharapkan terus membantu memenuhi kebutuhan warga, sementara bantuan sembako dapat meringankan beban masyarakat prasejahtera. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini pun diharapkan menjadi modal penting untuk mewujudkan lingkungan Balikpapan Barat yang lebih bersih, aman, nyaman, dan peduli terhadap sesama.(US/04) </description>
					                </item><item>
						                <title>Lurah Baru Ilir Tegaskan CGH Bukan Sekadar Lomba, Edukasi Lingkungan Terus Berlanjut</title>
						                <link>https://bidiktimes.com/berita/detail/lurah-baru-ilir-tegaskan-cgh-bukan-sekadar-lomba-edukasi-lingkungan-terus-berlanjut</link>
						                <description>bidiktimes.com, BALIKPAPAN — Menanamkan kebiasaan hidup bersih, sehat, dan ramah lingkungan di tengah masyarakat membutuhkan proses panjang, edukasi berkelanjutan, serta komitmen bersama. Karena itu, gerakan menjaga kebersihan lingkungan tidak seharusnya berhenti hanya karena tahapan perlombaan telah selesai.Hal tersebut menjadi perhatian Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, dalam mendorong pelaksanaan program Clean, Green, and Healthy (CGH). Program ini tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi antarwilayah, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan, penghijauan, dan kesehatan lingkungan.Lurah Baru Ilir mengungkapkan, salah satu tantangan terbesar dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat adalah mengubah kebiasaan serta pola pikir (mindset) masyarakat agar kepedulian terhadap lingkungan tumbuh menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan pendekatan yang berkelanjutan, sosialisasi, serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar kebiasaan hidup bersih dapat diterapkan secara konsisten.“Kami menyadari mengubah kebiasaan atau mindset masyarakat bukanlah hal yang mudah. Namun, melalui kegiatan CGH, kami berharap semangat hidup bersih dapat terus berlanjut,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan kelurahan.Ia menegaskan, keberhasilan program CGH tidak semata-mata diukur dari hasil penilaian atau prestasi yang diraih dalam perlombaan. Lebih dari itu, dampak jangka panjang berupa meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi tujuan utama yang ingin diwujudkan.Oleh sebab itu, berakhirnya tahapan penilaian CGH tidak akan menghentikan upaya Kelurahan Baru Ilir dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada warga.“Meskipun penilaian CGH nanti selesai, edukasi dan sosialisasi pentingnya pola hidup sehat, bersih, dan hijau (Clean, Green, and Healthy) di wilayah Baru Ilir akan terus kami jalankan,” tambahnya.Pihak kelurahan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pengelolaan sampah yang baik, serta memanfaatkan pekarangan rumah untuk penghijauan. Langkah-langkah sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika menghadapi penilaian lomba.Semangat gotong royong dan keterlibatan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan program CGH. Dengan kerja sama antara pemerintah kelurahan, pengurus RT, dan warga, upaya menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat di Baru Ilir diharapkan dapat terus berkembang.Melalui edukasi yang konsisten dan partisipasi bersama, Kelurahan Baru Ilir berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh menjadi budaya masyarakat sekaligus menjadi warisan kebiasaan baik bagi generasi mendatang. (Dan) </description>
					                </item><item>
						                <title>Penilaian CGH Kota Balikpapan, Proklim Semilir 2 Askit Lestari Tampilkan Inovasi Lingkungan</title>
						                <link>https://bidiktimes.com/berita/detail/penilaian-cgh-kota-balikpapan-proklim-semilir-2-askit-lestari-tampilkan-inovasi-lingkungan</link>
						                <description>bidiktimes.com, BALIKPAPAN – Warga bersama para ketua RT di kawasan Proklim Semilir 2 Askit Lestari, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjaga kebersihan, penghijauan, dan kesehatan lingkungan. Berbagai inovasi berbasis masyarakat tersebut ditampilkan saat kunjungan Tim Penilai Lomba Clean, Green and Healthy (CGH) tingkat Kota Balikpapan, Kamis (22/10/2026).Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA itu dipusatkan di lingkungan RT 12, kawasan Asrama Bukit. Kedatangan tim penilai disambut hangat oleh warga bersama jajaran Kelurahan Baru Ilir, perwakilan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, anggota Linmas, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Balikpapan Barat, perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta Ketua Proklim Semilir 2 Askit Lestari.Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan, dilanjutkan pemaparan melalui presentasi mengenai berbagai program dan hasil inovasi lingkungan yang dikembangkan masing-masing RT yang tergabung dalam Proklim Semilir 2 Askit Lestari.Kegiatan CGH tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga sarana edukasi untuk mendorong masyarakat membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap penghijauan serta pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.Perwakilan pengelola kawasan Proklim Semilir 2 Askit Lestari menyampaikan bahwa mengubah kebiasaan dan pola pikir masyarakat bukanlah perkara mudah. Karena itu, edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan perlu dilakukan secara konsisten.“Kami menyadari bahwa mengubah kebiasaan atau pola pikir masyarakat memang bukan hal yang mudah. Namun, melalui kegiatan ini, kami berharap edukasi mengenai pola hidup bersih, hijau, dan sehat dapat terus berlanjut meskipun rangkaian penilaian CGH telah selesai,” ungkapnya.Menurutnya, keberlanjutan program menjadi hal penting agar kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya muncul ketika ada perlombaan, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di Kelurahan Baru Ilir, khususnya Kecamatan Balikpapan Barat.Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Balikpapan Barat, Nurhasanah Dahri. Ia menilai pelaksanaan CGH dapat mendorong inovasi dan kreativitas para kader serta warga di tingkat RT dalam menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat.Menurut Nurhasanah, berbagai kegiatan yang dilakukan dalam program CGH secara tidak langsung memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan baik, serta menerapkan pola hidup sehat.Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat, tidak hanya di lingkungan Kelurahan Baru Ilir, tetapi juga di wilayah Kecamatan Balikpapan Barat secara lebih luas.Dalam kunjungan tersebut, tim penilai bersama pihak kelurahan juga meninjau langsung sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari kawasan Proklim Semilir 2 Askit Lestari. Wilayah yang dikunjungi meliputi RT 10, RT 11, RT 12, RT 14, dan RT 63. Selain melakukan peninjauan, tim penilai turut berdiskusi secara terbuka dengan warga untuk melihat pelaksanaan program serta potensi pengembangan lingkungan di kawasan tersebut.Dari hasil peninjauan, muncul usulan agar kawasan Proklim Semilir 2 Askit Lestari ke depan dapat dikembangkan menjadi kampung percontohan agrowisata tanaman pangan dan buah di Kelurahan Baru Ilir.Usulan tersebut didasarkan pada keberadaan sejumlah ruang terbuka hijau yang dinilai masih berpotensi dimanfaatkan sebagai lahan produktif. Jika dikembangkan secara terencana, kawasan tersebut berpeluang menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai budidaya tanaman pangan, penghijauan, dan pemanfaatan lahan di lingkungan permukiman.Sejumlah inovasi lingkungan yang telah diterapkan warga turut menjadi perhatian dalam penilaian. Di antaranya pemanfaatan dan daur ulang limbah, pembuatan lubang resapan biopori, budidaya tanaman pangan dengan sistem hidroponik, hingga penggunaan komposter rumah tangga.Berbagai upaya tersebut memperlihatkan keterlibatan warga dalam mengelola lingkungan melalui kegiatan yang dapat diterapkan langsung di tingkat rumah tangga maupun kawasan RT.Melalui program CGH dan Proklim Semilir 2 Askit Lestari, warga Kelurahan Baru Ilir diharapkan semakin terdorong untuk mempertahankan kebiasaan positif dalam menjaga lingkungan. Dengan demikian, semangat kebersihan, penghijauan, dan kesehatan tidak berhenti pada kegiatan penilaian, melainkan terus tumbuh sebagai budaya bersama di tengah masyarakat. (dan) </description>
					                </item><item>
						                <title>Bukan Sekadar Mengejar Juara, Warga Baru Ilir Tampilkan Inovasi Lingkungan dalam Lomba CGH Balikpapan</title>
						                <link>https://bidiktimes.com/berita/detail/bukan-sekadar-mengejar-juara-warga-baru-ilir-tampilkan-inovasi-lingkungan-dalam-lomba-cgh-balikpapan</link>
						                <description>bidiktimes.com, BALIKPAPAN – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terlihat di wilayah RT 49, 50, 51, 52, dan 54, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, Rabu (21/10/2026). Sejak pukul 08.45 WITA, warga bersama para ketua RT menyambut kedatangan Tim Penilai Lomba Clean, Green, and Healthy (CGH) tingkat Kota Balikpapan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan.Penilaian tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menunjukkan berbagai upaya dan inovasi dalam menjaga kebersihan, penghijauan, serta kesehatan lingkungan. Lebih dari sekadar mengikuti perlombaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mendorong kesadaran warga agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Baru Ilir, Junaidi, perwakilan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, anggota Linmas, penggerak PKK, perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta para ketua RT di wilayah setempat.Lurah Baru Ilir, Junaidi, menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam lomba CGH tidak semata-mata berorientasi pada perolehan piala atau penghargaan. Menurutnya, hal terpenting dari program tersebut adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan secara konsisten.“Bagi kami, CGH ini bukan sekadar ajang lomba untuk meraih penghargaan. Yang kami harapkan, kegiatan ini dapat terus berkelanjutan. Ini adalah momen penting untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada warga tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih, hijau, dan sehat,” ujar Junaidi dalam sambutannya.Ia berharap, keterlibatan warga dalam program tersebut dapat memperkuat kebiasaan positif di lingkungan tempat tinggal, sehingga upaya menjaga kebersihan dan kesehatan tidak hanya dilakukan saat menghadapi penilaian, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.Pandangan serupa disampaikan Syahril, S.Pd., M.M., perwakilan Forum Kota Sehat (Forkohat) yang turut bertindak sebagai tim penilai. Ia menjelaskan bahwa program CGH pada dasarnya mendorong perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam pengelolaan sampah dan pemeliharaan kesehatan lingkungan.Melalui program ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan lingkungan yang baik, mulai dari kebiasaan membuang sampah pada tempatnya hingga memanfaatkan limbah agar memiliki nilai guna.Sementara itu, Sabran, salah satu ketua RT yang tergabung dalam kelompok warga Kaliandra, mengapresiasi keberlanjutan program CGH. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi warga untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan bersama.“Kami sangat berterima kasih. Melalui kegiatan ini, kami bisa mengajak masyarakat mengubah pola hidup mulai dari hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya. Harapan kami, pembinaan seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya nyata bagi warga,” ungkap Sabran.Dalam rangkaian penilaian, tim juri diajak meninjau langsung sejumlah titik lingkungan di wilayah RT 49, 50, 51, 52, dan 54 yang tergabung dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kelompok Kaliandra, singkatan dari Kampung Baru Ilir Mandiri Indah dan Sejahtera.Di lokasi tersebut, tim penilai melihat berbagai inovasi yang dilakukan warga dalam mendukung terciptanya lingkungan bersih, hijau, dan sehat. Inovasi yang ditampilkan meliputi pemanfaatan dan daur ulang limbah, pembuatan lubang resapan biopori, serta penggunaan komposter rumah tangga untuk mengolah sampah organik.Selain itu, warga juga memamerkan berbagai produk hasil olahan masyarakat. Pameran tersebut menjadi bagian dari upaya memperlihatkan potensi warga dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.Berbagai kegiatan dan inovasi tersebut menunjukkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung program CGH melalui kerja sama antarwarga dan pengurus RT.Bagi warga Baru Ilir, lomba CGH tidak hanya menjadi ajang penilaian lingkungan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan, serta membangun kebiasaan hidup sehat.Dengan demikian, semangat yang dibangun melalui program CGH diharapkan tidak berhenti setelah penilaian selesai. Sebaliknya, kebiasaan menjaga lingkungan dapat terus dipertahankan dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. (dan) </description>
					                </item><item>
						                <title>Cegah Kesalahan Data Bansos, Pendamping PKH Baru Tengah Imbau Warga Daftar Perlinsos Langsung ke Kelurahan</title>
						                <link>https://bidiktimes.com/berita/detail/cegah-kesalahan-data-bansos-pendamping-pkh-baru-tengah-imbau-warga-daftar-perlinsos-langsung-ke-kelurahan</link>
						                <description>BIDIKTIMES.COM, BALIKPAPAN, – Penyaluran buku tabungan dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako kembali dilaksanakan di Aula Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, Rabu (21/10/2026).Kegiatan tersebut berlangsung tertib dan dihadiri puluhan KPM dari wilayah Kelurahan Baru Tengah dan sekitarnya. Selain penyaluran buku tabungan dan ATM KKS Merah Putih, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang akurat dan mutakhir.Pendamping PKH Kelurahan Baru Tengah, Sugeng Widodo, mengimbau masyarakat agar proaktif memastikan data mereka tercatat dengan benar dalam sistem pendataan perlindungan sosial. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan potensi kesalahan pencatatan yang dapat berdampak pada penyaluran bantuan sosial.“Untuk menghindari dugaan salah catat, kami mengimbau masyarakat untuk mendaftar Perlinsos langsung di kelurahan,” ungkap Sugeng Widodo dalam sambutannya.Menurut Sugeng, pendaftaran secara langsung di kantor kelurahan diharapkan dapat membantu meningkatkan akurasi data masyarakat. Melalui proses tersebut, petugas dapat melakukan verifikasi dan validasi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memastikan kesesuaian informasi dengan kondisi warga di lapangan.Dengan data yang lebih akurat dan terkini, penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan dukungan pemerintah.Ia juga mengingatkan warga yang belum terdaftar dalam pendataan Perlinsos agar segera mendatangi Kantor Kelurahan Baru Tengah dengan membawa dokumen kependudukan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam memperbarui data menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi potensi ketidaksesuaian data penerima bantuan. Dengan demikian, warga dapat memperoleh informasi dan mengikuti proses pendataan sesuai mekanisme yang berlaku.Selain memberikan sosialisasi terkait pendataan Perlinsos, Sugeng Widodo turut mengingatkan para KPM agar menjaga buku tabungan dan ATM KKS Merah Putih yang telah diterima dengan baik.Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan kartu dan informasi pribadi, khususnya nomor identifikasi pribadi atau PIN ATM. Para penerima manfaat diminta tidak memberikan PIN kepada orang lain untuk menghindari penyalahgunaan kartu maupun rekening bantuan sosial.Penggunaan fasilitas perbankan secara bijak dan aman menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan keluarga.Sugeng berharap, melalui penyaluran buku tabungan dan ATM KKS Merah Putih serta sosialisasi pendataan Perlinsos ini, masyarakat semakin memahami pentingnya ketertiban administrasi dan keakuratan data penerima bantuan.Ia juga berharap tidak ada lagi warga yang merasa terlewatkan akibat ketidaksesuaian data. Karena itu, komunikasi antara masyarakat, pendamping PKH, dan pihak kelurahan perlu terus ditingkatkan agar proses pendataan dan penyaluran bantuan berjalan sesuai ketentuan.Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Kelurahan Baru Tengah yang belum terdaftar dalam pendataan Perlinsos diimbau segera mendatangi kantor kelurahan dengan membawa KTP dan KK untuk memperoleh informasi mengenai proses pendaftaran.Pendataan yang akurat merupakan salah satu langkah penting dalam mendukung penyaluran bantuan sosial yang lebih transparan, tertib, dan tepat sasaran.“Data valid, bantuan tepat sasaran!” menjadi pesan yang disampaikan kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap kelengkapan dan kebenaran data administrasi masing-masing.Dengan keterlibatan aktif warga serta koordinasi yang baik antara petugas dan pemerintah kelurahan, diharapkan pelaksanaan program perlindungan sosial dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.(us/04) </description>
					                </item><item>
						                <title>Waduk Menyusut 46 Sentimeter, Produksi Air Turun hingga 900 Liter per Detik, PTMB Ajak Warga Balikpapan Hemat Air. </title>
						                <link>https://bidiktimes.com/berita/detail/waduk-menyusut-46-sentimeter-produksi-air-turun-hingga-900-liter-per-detik-ptmb-ajak-warga-balikpapan-hemat-air-</link>
						                <description>bidiktimes.com, Balikpapan, – Menurunnya ketersediaan air baku menjadi tantangan serius bagi pelayanan air bersih di Kota Balikpapan. Kondisi cuaca kering, berkurangnya curah hujan, serta meningkatnya penguapan berdampak terhadap cadangan air waduk yang menjadi salah satu sumber utama air baku bagi masyarakat.Menghadapi kondisi tersebut, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih. Salah satunya dengan mengoptimalkan pengelolaan sumber air baku dan mengerahkan 18 armada mobil tangki guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama pelanggan yang mengalami gangguan maupun keterbatasan distribusi air.Direktur Teknik PTMB, M. Kohirudin, S.T., menjelaskan bahwa kondisi waduk saat ini menjadi perhatian karena muka air dilaporkan mengalami penyusutan hingga sekitar 46 sentimeter.Penyusutan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi PTMB dalam menjaga ketersediaan air baku untuk mendukung proses produksi dan distribusi air bersih kepada pelanggan."Menurunnya ketersediaan air baku tentu memengaruhi kapasitas produksi. Karena itu, kami terus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ungkap, Kohirudin, Selasa (20/10/26) Keterbatasan air baku turut berdampak langsung terhadap kapasitas produksi air bersih PTMB. Kapasitas produksi yang sebelumnya mencapai 1.150 liter per detik (L/detik), kini turun menjadi 900 L/detik.Artinya, terjadi penurunan produksi sebesar 250 L/detik atau sekitar 21,7 persen dibandingkan kapasitas sebelumnya.Penurunan yang lebih signifikan terjadi pada pelayanan wilayah Balikpapan Timur. Kapasitas produksi yang sebelumnya mencapai 220 L/detik, kini dilaporkan hanya sekitar 60 L/detik.Dengan demikian, kapasitas produksi untuk wilayah tersebut mengalami penurunan sebesar 160 L/detik atau sekitar 72,7 persen.Direktur Layanan PTMB, Ir. Ali Rachman AS, S.T., M.T., menjelaskan bahwa layanan bantuan air melalui mobil tangki merupakan salah satu langkah yang ditempuh perusahaan untuk membantu masyarakat di tengah keterbatasan pasokan air bersih.Setiap armada mobil tangki memiliki kapasitas 5.000 liter. Penyaluran bantuan dilaksanakan melalui skema subsidi sesuai ketentuan yang berlaku, dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan ketersediaan air di lapangan." Berdasarkan data PTMB, volume air yang telah kita salurkan melalui layanan subsidi air tangki tercatat mencapai 7.295.000 liter atau setara dengan 7.295 meter kubik (m³)," jelas Ali Rachman, Selasa (20/10/26). Jumlah tersebut setara dengan sekitar 1.459 kali pengantaran menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter, dengan asumsi setiap pengantaran membawa muatan penuh.Direktur Utama PTMB, Dr. Yudhi Saharuddin, M.M., menyampaikan bahwa pihaknya memahami kesulitan yang dirasakan masyarakat akibat kondisi tersebut. Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari, baik untuk keperluan rumah tangga maupun berbagai aktivitas masyarakat lainnya.Karena itu, PTMB terus berupaya melakukan pengelolaan sumber daya air secara optimal agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan di tengah keterbatasan sumber air baku.Yudhi berharap kondisi sumber air baku yang menjadi penopang pelayanan air bersih di Kota Balikpapan dapat segera membaik. Dengan demikian, distribusi air kepada pelanggan diharapkan dapat kembali berlangsung secara optimal seperti sedia kala." Kami harap masyarakat memahami kondisi saat ini. Namun kami akan  terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal agar ketersediaan kebutuhan air masyarakat tercukupi," ungkap,  Yudhi Saharuddin, Selasa (20/10/26). Menurutnya, kondisi yang dihadapi saat ini membutuhkan upaya bersama, baik dari sisi pengelolaan dan operasional perusahaan maupun partisipasi aktif masyarakat dalam menghemat penggunaan air.PTMB mengharapkan pengertian dan kesabaran masyarakat selama proses pelayanan berlangsung. Perusahaan menyatakan terus berupaya mengoptimalkan pengoperasian armada serta mengatur distribusi secara efektif agar bantuan dapat menjangkau pelanggan yang paling membutuhkan.Untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan mengajukan permohonan bantuan air tangki, PTMB menyediakan sejumlah saluran komunikasi resmi yang dapat dihubungi pelanggan.Berikut saluran layanan yang disediakan PTMB:WhatsApp: 0816-200-110Telepon: (0542) 878-991 atau (0542) 878-992Instagram pengaduan: @ptmb_commandcenterMasyarakat diimbau menyampaikan permohonan maupun pengaduan melalui saluran tersebut agar dapat dicatat dan ditindaklanjuti sesuai prosedur serta ketentuan pelayanan yang ada.Kondisi ini menunjukkan besarnya tantangan yang harus dihadapi dalam menjaga kesinambungan distribusi air bersih, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan.Namun, dengan kondisi produksi yang mengalami penurunan, pengelolaan distribusi dan penentuan prioritas penyaluran air menjadi hal penting agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. (***) </description>
					                </item><item>
						                <title>Pererat Kebersamaan, LPM Margo Mulyo Gelar Family Gathering Bersama Ketua RT</title>
						                <link>https://bidiktimes.com/berita/detail/pererat-kebersamaan-lpm-margo-mulyo-gelar-family-gathering-bersama-ketua-rt</link>
						                <description>BIDIKTIMES.COM , BALIKPAPAN, – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antarunsur kemasyarakatan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Margo Mulyo, Kecamatan Balikpapan Barat, menggelar kegiatan Family Gathering di Pantai Manggar Sari, Kota Balikpapan, Minggu (11/10/2026).Kegiatan yang mengusung tema Family Gathering Keluarga Besar LPM dan Ketua RT se-Kelurahan Margo Mulyo tersebut menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, memperkuat komunikasi, serta meningkatkan koordinasi antara pengurus LPM, para Ketua RT, dan unsur terkait lainnya dalam mendukung pembangunan di lingkungan masyarakat.Acara ini dihadiri berbagai unsur kemasyarakatan Kelurahan Margo Mulyo, di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM beserta jajaran pengurus, serta para Ketua RT se-Kelurahan Margo Mulyo.Suasana kekeluargaan tampak mewarnai jalannya kegiatan. Para peserta berbaur dalam suasana santai dan penuh keakraban sembari menikmati keindahan Pantai Manggar Sari. Selain menjadi ajang rekreasi bersama, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi dan bertukar pandangan mengenai berbagai program pembangunan di lingkungan masing-masing.Kebersamaan ini dinilai penting karena LPM dan para Ketua RT memiliki peran strategis dalam menjembatani aspirasi masyarakat, mendorong partisipasi warga, serta mendukung pelaksanaan program pembangunan di tingkat kelurahan.Ketua LPM Margo Mulyo menyampaikan bahwa kegiatan Family Gathering memiliki arti penting dalam menjaga kekompakan dan memperkuat hubungan antarpengurus serta unsur kemasyarakatan.Menurutnya, hubungan yang harmonis antara LPM dan para Ketua RT dapat membantu memperlancar koordinasi, khususnya dalam menyampaikan aspirasi warga, mengidentifikasi kebutuhan lingkungan, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.Dengan komunikasi yang terjalin baik, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat dibahas dan dicarikan solusi secara bersama-sama. Sinergi tersebut juga menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan yang lebih partisipatif dan sesuai dengan kebutuhan warga.Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk membangun semangat kebersamaan agar seluruh unsur kemasyarakatan tetap solid dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.Melalui kegiatan tersebut, LPM Margo Mulyo berharap hubungan kekeluargaan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Tidak hanya dalam kegiatan informal, tetapi juga dalam pelaksanaan program kemasyarakatan dan pembangunan di wilayah Kelurahan Margo Mulyo.Family Gathering berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh keakraban hingga kegiatan berakhir. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi energi positif bagi LPM, para Ketua RT, serta seluruh unsur kemasyarakatan untuk terus bersinergi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Margo Mulyo, Kecamatan Balikpapan Barat.(US/04) </description>
					                </item><item>
						                <title>Disperkim Balikpapan Gelar Kerja Bakti Massal Kedua, Ratusan Orang Bersihkan Sampah Pesisir Baru Ulu</title>
						                <link>https://bidiktimes.com/berita/detail/disperkim-balikpapan-gelar-kerja-bakti-massal-kedua-ratusan-orang-bersihkan-sampah-pesisir-baru-ulu</link>
						                <description>BIDIKTIMES.COM, BALIKPAPAN, – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan kembali menggelar Kerja Bakti Massal (KBM) Kawasan Pesisir 2026 dengan mengusung tema “Pesisir Merdeka dari Sampah”, Minggu (18/10/2026) pagi.Kegiatan yang dipusatkan di RT 14, RT 15, dan RT 52, Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, tersebut melibatkan ratusan orang dari unsur pemerintah, masyarakat, serta berbagai pihak terkait. Mereka bergotong royong membersihkan tumpukan sampah yang mencemari kawasan permukiman pesisir.Kepala Disperkim Kota Balikpapan, Rafiuddin, ST, MT, turun langsung bersama peserta untuk membersihkan sampah. Turut terlibat Camat Balikpapan Barat H. Erwin Dahri, SE, Lurah Baru Ulu Abas, S.Pd., Ketua Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Baru Ulu Sukma, para ketua RT, serta unsur masyarakat lainnya.Kerja bakti massal ini merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya digelar di RT 17, Kelurahan Baru Ulu, pada 9 Agustus 2026. Perluasan kegiatan ke tiga wilayah RT tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang rentan terhadap pencemaran sampah.Rafiuddin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Kota Kita yang diinisiasi bersama LKM Amanah Sejahtera. Program ini bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan ikut berperan aktif dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan.Menurutnya, kawasan pesisir membutuhkan perhatian bersama karena sampah yang menumpuk tidak hanya mengganggu kenyamanan permukiman, tetapi juga berpotensi mencemari laut dan merusak lingkungan.“Pelaksanaan kerja bakti massal sebelumnya telah dilakukan di RT 17 Kelurahan Baru Ulu pada 9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi contoh sekaligus penyemangat bagi kawasan lainnya untuk turut menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.Ia menegaskan, gerakan gotong royong ini tidak sekadar membersihkan sampah yang terlihat, tetapi juga memperkuat budaya kebersamaan dan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan tempat tinggal mereka.Rafiuddin menjelaskan, sebagian tumpukan sampah yang ditemukan di kawasan pesisir Balikpapan diduga berasal dari luar wilayah dan terbawa arus laut hingga masuk ke kawasan pantai.Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kebersihan pesisir. Karena itu, menurutnya, kegiatan pembersihan perlu dibarengi langkah pencegahan agar sampah yang telah diangkat tidak kembali menumpuk.“Setelah sampah dibersihkan, nantinya akan dipasang jaring untuk menahan sampah dari luar agar tidak masuk ke kawasan pesisir,” jelasnya.Pemasangan jaring tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi masuknya sampah kiriman ke kawasan permukiman pesisir. Namun, upaya tersebut juga perlu didukung pengelolaan sampah yang baik serta kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.Rafiuddin mengimbau warga yang tinggal di sekitar pesisir agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak menjadikan laut sebagai tempat pembuangan sampah.Menurutnya, menciptakan kawasan pesisir yang bersih tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan pada waktu tertentu. Diperlukan perubahan perilaku masyarakat secara konsisten, mulai dari mengelola sampah rumah tangga hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar.“Kesadaran masyarakat sangat penting. Lingkungan yang bersih harus dijaga bersama, bukan hanya ketika ada kegiatan kerja bakti,” menjadi pesan yang ditekankan dalam gerakan tersebut.Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Disperkim turut mendapat dukungan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).Dukungan juga datang dari pihak kecamatan, kelurahan, LKM, para ketua RT, serta masyarakat yang terlibat langsung dalam kegiatan gotong royong tersebut.Rafiuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, termasuk para pendukung pendanaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut tidak menggunakan dana Pemerintah Kota Balikpapan, melainkan memperoleh dukungan CSR dari sejumlah pihak.“Ini bukan dana Pemkot, melainkan dukungan CSR dari beberapa pihak. Harapan kita bersama, cita-cita mewujudkan Pesisir Merdeka dari Sampah dapat tercapai,” pungkasnya. (us/04) </description>
					                </item><item>
						                <title>Operasi Narkoba di Gunung Bugis, 17 Orang Diamankan, 11 Positif</title>
						                <link>https://bidiktimes.com/berita/detail/operasi-narkoba-di-gunung-bugis-17-orang-diamankan-11-positif</link>
						                <description>bidiktimes.com, BALIKPAPAN – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur bersama tim gabungan menggelar Operasi Pemberantasan Sarang Narkoba di kawasan Gunung Bugis, Jalan Sultan Hasanuddin, RT 38, Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, Kamis (15/10/2026) malam.Operasi yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA tersebut melibatkan kurang lebih 100 personel gabungan dari jajaran Polda Kaltim, termasuk Ditresnarkoba, Samapta, Brimob, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan, serta unsur terkait lainnya.Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Operasi tersebut juga menjadi tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya guna memastikan tidak ada aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun transaksi narkoba di kawasan tersebut.Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kaltim, AKBP Sigit Satrio, menegaskan bahwa sasaran utama operasi adalah pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika, termasuk pengedar, serta masyarakat yang terindikasi menyalahgunakan narkoba.Ia mengingatkan masyarakat agar menjauhi narkotika dan tidak terlibat dalam aktivitas peredaran barang terlarang tersebut.“Kami mengingatkan masyarakat agar sebisa mungkin menjauhi narkoba. Apabila masih ada oknum yang mencoba mengedarkan narkoba di wilayah ini, aparat kepolisian akan mengambil tindakan tegas,” tegasnya.Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 17 orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang disampaikan, sebanyak 11 orang dinyatakan positif, sedangkan enam orang lainnya negatif.Hasil tersebut menjadi bagian dari proses identifikasi awal untuk menentukan langkah penanganan berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.AKBP Sigit Satrio menjelaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga perlu diimbangi dengan pendekatan pemulihan bagi masyarakat yang mengalami ketergantungan.Menurutnya, masyarakat yang terindikasi mengalami ketergantungan narkotika perlu mendapatkan asesmen agar dapat diarahkan pada penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.Ia juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba, terutama dampaknya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan masa depan generasi muda.Operasi di Gunung Bugis tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya. Melalui operasi berkelanjutan, kepolisian berupaya menekan aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di kawasan tersebut.Ketua RT 38 Gunung Bugis, Kelurahan Baru Ulu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran kepolisian serta tim gabungan yang telah melaksanakan operasi pemberantasan narkoba di lingkungannya.Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan efek jera kepada para pengedar dan bandar narkoba, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat.Menurutnya, pemberantasan narkoba sangat penting untuk melindungi anak-anak dan generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba tidak berhenti pada operasi sesaat.Melalui sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat, diharapkan kawasan Gunung Bugis dapat menjadi lingkungan yang lebih aman, sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkembang tanpa ancaman penyalahgunaan narkotika. (Sah) </description>
					                </item></channel>
  	</rss>